Religion?
Sebenarnya apa agama itu? Di mata saya, agama adalah dimana kita punya satu Tuhan yang kita teladani dan kita jadikan acuan saat kita rasanya sudah tidak punya harapan lagi. Saya memiliki itu. Saya beragama Katolik. Saya percaya akan Tuhan yang diajarkan pada saya sejak kecil, yaitu Tuhan Yesus. Bagi orang-orang non Katolik, saya ingin memperjelas bahwa kami tidak menyembah patung-patung, namun kami hanya menjadikan sebagai simbol sebagai gambaran bahwa kami taat dan cinta pad Tuhan kami. Lalu seperti Bunda Maria, bukan berarti kami menyembah yang lain selain Tuhan. Namun Bunda Maria adalah teladan bagi kita untuk tetap setia pada keluarga kita apapun jadinya, sampai pada matinya. Ia sabar, penyayang, layaknya ibu yang berpasrah pada Bapa ketika Ia diberikan anak dari Roh Kudus.
Menurut saya Katolik dan Kristen hampir mirip, saya juga tidak tahu kenapa Kristen dan Katolik harus dijadikan berbeda. Lalu, saya ingin membahas tentang agama lain. Islam, Hindu, Buddha. Menurut saya semuanya memiliki Tuhan yang sebenarnya sama, namun dengan cara penceritaan yang berbeda. Tidak mungkin ada banyak Tuhan di atas sana yang menciptakan manusia di dunia secara berbeda-beda. Ada yang lewat reinkarnasi, ada yg lewat pencitraan Tuhan langsung, dsb. Menurut saya di atas sana tetap hanya ada satu Tuhan.
Karna ini, selama hidup saya, saya tidak pernah menjadi orang yang fanatik terhadap agama apapun. Saya netral, karna saya percaya smua agama baik adanya dan ditujukan untuk kebaikan jemaatnya. Agama manapun yang saya pilih, akan tetap hanya ada satu Tuhan yang saya sembah; yang menciptakan saya, yang memelihara saya, memberikan mukjizat2 kecil maupun besar tiap harinya, mendengarkan doa saya, dan akan mengadili dunia pada saatnya. Saya percaya begitu. Saya slalu mengandalkan si Tuhan itu dalam setiap kegiatan saya, bersandar kepadaNya karna saya tahu Ia slalu memiliki rencana indah bagi manusia walaupun awalnya terasa berat kita pikul.
Maka itulah saya tidak suka dengan kefanatikan. Setiap manusia cukup percaya kepada satu Tuhan sesuai keyakinannya, menjalankan kebaikan untuk sesamanya manusia dan bersyukur. Tidak ada peraturan seperti “jika tidak ke gereja maka tidak akan ke sorga” di kamus saya. Asal kita tidak meninggalkan Tuhan, Ia pun tidak akan berpaling dari kita. Inilah yang slalu saya pegang. Mungkin masalah agama masih kontroversial di mata umum, tapi inilah opini saya di era demokrasi =)
Tapi yakinlah kawan2.. Tuhan slalu menjaga kita dan memiliki rencana yang baik adanya untuk manusia2 yang amat disayangiNya. Di saat2 beratpun kita tidak dibolehkan mengeluh terus karena dibalik itu Ia telah mempersiapkan hadiah2 untuk kita nikmati. Kita juga tidak boleh meremehkan omongan2 orang lain yang menasehati kita dgn nasehat2 positif. Kita harus ingat bahwa mereka juga utusan Tuhan untuk menggerakkan hati kita yang bebal dari kata2 Tuhan. Ketika kita mendapatkan jalan yang berat dan sulit, itulah saat di mana kita melampaui perintahNya dan harus kembali pada jalanNya. Tidak akan ada yang sia2 untukNya karna apa yang kita tabur di dunia akan kita tuai di kerajaanNya.. ^^ God bless you all..

Betul sekali… Fanatisme adalah hal yang paling buruk seh menurut gw, soalnya klo udah fanatik jdnya extrim dan apapun yang extrim itu pasti jadinya ancur…
Percayalah pada kepercayaan kita dan hargailah juga kepercayaan org laen… Jangan perna bilang agama ini jelek lah, agama itu jelek lah, kalo kita perhatiin pasti stiap agama ada kelemahan masing2… Andai kata lo yang d bilang agamanya sesat ato apa gt, apa lo bisa trima? Pastinya ngak…
Jangan juga jadiin agama buat alasan untuk tidak mendekati suatu golongan… Tuhan aja bilang kalo smua manusia itu sama di mata Tuhan, Tuhan ga bilang kalo semua org kristen yang sama… Pada intinya kan smua itu yang ciptain Tuhan, makan sebagai seorang manusia haruslah kita menghargai 1 sama lain…
Perbadaan itu pasti selalu ada dimanapun dan kapanpun, hanya tergantung dari masing2 pribadi bagaimana menyikapi perbedaan itu…